Jarang Servis Mesin Tetap Sehat

Melihat padatnya metropolitan dengan begitu banyaknya kendaraan bermotor mengingatkan saya pada pekerjaan lama di bengkel. Banyak pengguna motor yang mendominasi jalanan membuat saya juga teringat kawan-kawan Penabulu juga didominasi dengan pengguna kendaraan beroda dua berikut ini.

Padatnya jadwal pekerjaan membuat beberapa kawan-kawan jarang memperhatikan kondisi motornya. padahal itu kendaraan vital untuk berangkat menuju tempat kerja. Bermacam gaya berkendara juga saya amati dengan seksama. Selain itu seringnya saya meminjam motor kawan-kawan (soalnya belum punya sendiri) membuat saya ingin berbagi tips untuk menjaga kondisi mesin tetap prima.

Lakukan Pemanasan Mesin Sebelum Digunakan

Ritual ini mungkin sudah banyak yang memahami dan mengetahuinya. Terkadang karena terburu-buru pengguna motor mengabaikan hal ini. Pemanasan mesin tidaklah membutuhkan waktu yang lama jika kawan-kawan mengerti cara pemanasan motor yang baik. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Gunakan kick starter pada posisi kontak motor OFF (5-6x kick)
  2. Nyalakan motor dengan electric starter/kick starter
  3. Buka gas secukupnya saja jangan terlalu besar hingga getaran mesin terasa lebih halus. (sekitar 1-2 menit tergantung kondisi mesin dan oli)
  4. Motor siap beraksi.

Pemilihan Oli yang Tepat

Beberapa macam oli tersedia dipasaran. Namun manakah oli yang pass untuk kendaraan kita?? Ini adalah hal paling utama dalam perawatan mesin motor. Agar lebih jelas tantang oli berikut penjelasannya.

Jangan terlalu percaya pada “Brand”. Pada dasarnya untuk struktur oli berbagai macam jenis adalah sama. Hanya beberapa unsur tambahan pada produk tertentu yang membedakan merk satu dengan yang lain. Namun itu hanya berpengaruh sekitar 30% pada mesin motor kita.

Rutin untuk pengecekan kondisi oli. Inilah yang menentukan kinerja oli lebih maksimal dengan segala jenis oli yang ada. Jika mempelajari tentang oli motor, fungsi utamanya adalah sebagai pelumas, peredam panas mesin dan utamanya adalah pelindung dari korosi. Sifat oli yang basa akan melindungi korosi mesin dari hasil pembakaran yang bersifat asam. Hukum kimia pasti menyebutkan bahwa tingkat basa suatu akan menurun jika terpapar unsur asam, dan tidak berlaku sebaliknya. Hitungan jangka waktu penggunaan oli yang seharusnya menggunakan hitungan jam dapat digantikan dengan jumlah kilometer tempuh yang terdapat pada speedometer. Jika sudah menempuh kilometer melebihi 1500-2000 segaralah mengganti oli motor.

oli motorPilihlah tingkat oli dengan tingkat kekentalan yang pass. Tingkat kekentalan oli dapat kita lihat pada botol oli yang biasa bertuliskan SAE (lihat gambar). Angka yang terteta pada contoh gambar menunjukkan tingkat kekentalan oli pada saat dingin dan panas. Angka 15W mengindikasikan tingkat keketanalan oli pada saat mesin dingin adalah 15W (huruf W mengindikasikan kondisi “winter”). Lebih rendah nilainya akan membuat mesin motor lebih mudah dinyalakan pada saat masin benar-benar dingin. Selanjutnya angka 50 mengindikasikan kekentalan oli pada saaat mesin panas adalah 50. Semakin kental akan membuat mesin tidak terlalu panas meskipun perjalanan jauh sekalipun.

Kesesuaian tingkat oli untuk motor standar digunakan harian lebih baik menggunakan SAE dengan nilai 20w-40/15W-40/15W-50/10w-50. Dikisaran angka ini mesin motor standar akan sangat nyaman digunakan.

NB: jika oli terlalu kental akan membuat mesin motor lebih berat diputaran atas pada saat mesin masih panas.

Pengecekan dan Perawatan Busi

Sentral dari proses pembakaran ini dapat mempengaruhi tenaga motor kawan Penabuluers. Busi dengan kondisi yang baik mampu menghasilkan tenaga yang lebih baik dan meringankan kinerja mesin motor. Hasil pembakaran lebih baik akan membuat mesin motor lebih ringan tarikannya dan konsumsi bbm bisa lebih irit.

Periksa kondisi busi sebulan sekali. Jika kepala busi menghitam bersihkan menggunakan bensin dan sikat gigi (jangan menggunakan kertas gosok). Renggang kepala busi perkirakan saja dengan menggunakan ujung obeng minus (sekitar 1mm jarak renggang).

NB: Busi tipe iridium lebih baik digunakan untuk kinerja yang lebih baik

Bahan Bakar yang Lebih Baik

Inilah titik terakhir dari artikel ini. Bahan bakar dengan oktan tinggi akan membuat mesin terasa lebih enteng. Meskipun harga lebih mahal, namun bahan bakar mampu menghasilkan pembakaran yang lebih baik, keasaman yang lebih rendah (membuat kondisi oli bagus lebih lama), panas motor tidak terlalu tinggi, dan hasilnya konsumsi bisa 20% lebih irit dengan banyak keuntungan. Disisi lain mungkin kita juga bisa mengurangi subsidi pemerintah dengan menggunakan bahan bakar non subsidi.

Begitulah beberapa tips dari Iponk Creation. Beberapa langkah tersebut sudah Iponk Creation lakukan sendiri selama memiliki motor dan hasilnya mesin mampu bertahan lebih lama dengan kondisi tetap prima meski jarang servis ke bengkel resmi atau pun saya lakukan sendiri. Akhirnya mesin motor tidak akan mengecewakan kawan-kawan Penabulu semuanya para pengguna motor.

Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.