Obral Ilmu, Belajar Banyak, dan Proses Perubahan.

Hari keempat dan terakhir pelatihan TFCA berjalan. Di-plot sebagai tenaga bantu, dengan sedikit sentuhan dan gesekan aku merubahnya menjadi ajang belajar besar-besaran.

“ini obral ilmu cuma-cuma” kata imajinasiku.

Bertemu dan berbincang dengan para peserta pelatihan, mendengar cerita tentang dedikasinya dalam bekerja, dan mencatat beberapa materi yang begitu menarik, membuatku tak sabar menunggu pelatihan-pelatihan selanjutnya yang akan datang. Bayangkan saja jika tiap minggu ada 1 kali pelatihan saja dalam 1 hari, bukankah itu akan mencerdaaskan berapa orang di bumi ini??

Anehnya, banyak kawan-kawan merasa malas dengan kemasan takut untuk mengikuti pelatihan semacam ini. Padahal, paling tidak kalau kita gak ngapa-ngapain di pelatihan itu kita bisa dapet makan gratis lohh. Lantas, apa yang perlu ditakutkan dan dihindari untuk hadir??

Pembahasan hari ini adalah tentang perubahan organisasi. Pemateri mengungkapkan bahwa perubahan dalam organisasi perlu dilakukan untuk proses perbaikan dan pembaruan dalam organisasi agar menjadi lebih baik. Tubuh kita juga tidak jauh beda seperti halnya sebuah organisasi jaringan organ yang saling berkerja sama untuk aktivias kita setiap hari. Perubahan kearah yang lebih baik juga perlu kita lakukan, perubahan tersebut dapat kita capai dengan belajar.

Belajar adalah proses mendapatkan pengetahuan baru, dan pengetahuan baru itu akan kita gunakan untuk melakukan langkah perubahan yang akan kita lakukan. Tempat kita belajar bisa dimanapun kita lakukan yang penting adalah adanya kemauan kita untuk belajar. Karena pada dasarnya belajar itu tiada akhirnya.

“belajarlah kamu semenjak dari ayunan hingga liang lahat” itu sabda Rosulullah lhoo..

Mungkin begitu saja tulisan kali ini. Semoga bermanfaat buat kawan-kawan..